{"id":22,"date":"2022-11-27T08:27:14","date_gmt":"2022-11-27T08:27:14","guid":{"rendered":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/60"},"modified":"2022-11-27T08:27:14","modified_gmt":"2022-11-27T08:27:14","slug":"kelapa-kopyor-sebagai-sumber-pangan-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/2022\/11\/27\/kelapa-kopyor-sebagai-sumber-pangan-sehat\/","title":{"rendered":"KELAPA KOPYOR SEBAGAI SUMBER PANGAN SEHAT"},"content":{"rendered":"<p>Bimtek budidaya kelapa kopyor dari Dinas Pertanian DIY berlangsung dua hari 14 &ndash; 15 September 2022 di KWT Sri Sadana Mergan Sumberagung Moyudan Sleman. Kelapa Kopyor genjah merupakan salah satu tanaman eksotik yang bernilai ekonomi tinggi. Sumber pangan sehat saat ini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat menengah, karena dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan dan memperpanjang usia. Potensi sumber pangan tersebut terdapat pada salah satu komoditas perkebunan yaitu kelapa kopyor.<\/p>\n<p>&ldquo;Kelapa kopyor daging buahnya mempunyai komposisi kimia yang baik untuk kesehatan. Daging buah kelapa kopyor mengandung senyawa antioksidan dan asam laurat sebesar 37,93% &#8211; 51%. Asam laurat adalah komponen yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh, berfungsi sebagai anti bakteri, anti kanker, dan meningkatkan energi.&ldquo; ungkap Ir. Bambang Budiadi, MMA Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. Pengembangan produksi dan pemanfaatan kelapa kopyor cukup prospektif karena sejalan dengan program diversifikasi pangan lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pangan sehat dan pengembangan industrial petanian. Sejak tahun 2020 pandemi Covid 19 sudah melanda dunia dan menimbulkan banyak kematian. Sampai saat ini belum ada pengobatan untuk pathogen tersebut. Beberapa ilmuwan menyatakan bahwa Asam Laurat (C12) dan monolaurin sebagai derivatifnya telah diketahui bertahun-tahun memiliki kemampuan antivirus yang kuat<\/p>\n<p>Bimtek budidaya kelapa kopyor merupakan realisasi pokok pikiran anggota DPRD DIY H. Sadar Narima, S.Ag, SH. Dalam bimtek tersebut Sadar Narima mengungkapkan budidaya kelapa kopyor akan menjadi &ldquo;nilai tambah&rdquo; bagi petani dan menjadi aset wisata sebagaimana diketahui seiring pembangunan jalan tol di DIY maka di Sleman barat akan menjadi exit tol dan kawasan rest area. Wisata dan kuliner merupakan dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan sekaligus menjadi peluang bagi masyarakat meningkatkan pendapatan. &ldquo;Tani adalah tiyang agung negoro indaonesia&rdquo; ujar Bung Karno tetapi dalam realisasinya menjadi &ldquo;tiyang alit&rdquo; atau malah menjadi &ldquo;tiyang asing&rdquo; karena termarjinalkan dan kurangnya aplikasi sains dan teknologi dalam mengembangkan pertanian.&nbsp;<\/p>\n<p>Kelapa kopyor adalah tanaman kelapa yang mengalami mutasi genetik secara alamiah. Kelapa berbuah kopyor adalah mutan kelapa yang ditemukan di antara populasi kelapa normal. Ciri mutasi kelapa ini adalah &ldquo;daging buah&rdquo; yang empuk atau terlepas dari tempurungnya, jumlah air kelapa sedikit, dan aroma yang khas yang berbeda dari daging kelapa biasa. Ada dua jenis kelapa kopyor yaitu alami menghasilkan 50% kelapa kopyor dan produk laboratorium (kultur jaringan) yang menghasilkan 99% kelapa kopyor dengan harga relatif lebih mahal.<\/p>\n<p>Budidaya kelapa kopyor yang akan dikembangkan di Mergan, Sumberagung Moyudan merupakan kelapa kopyor genjah dari Pati. Kelapa kopyor tipe Genjah memiliki batang lebih kecil dibanding kelapa biasa, mulai berbuah pada umur 3-4 tahun, buah berukuran lebih kecil tetapi banyak. Kelapa kopyor tipe Genjah menghasilkan buah kopyor per tandan lebih banyak dari tipe Dalam, sampai mencapai 50%. &ldquo;Kelapa kopyor alami (non teknik kultur jaringan) akan menghasilkan 2 keuntungan yaitu produk kelapa kopyor dan bibit kelapa kopyor dari kelapa yang tidak kopyor&rdquo; pungkas Ir. Bambang Budiadi, MMA Kabid Perkebunan Distan DIY.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bimtek budidaya kelapa kopyor dari Dinas Pertanian DIY berlangsung dua hari 14 &ndash; 15 September 2022 di KWT Sri Sadana Mergan Sumberagung Moyudan Sleman. Kelapa Kopyor genjah merupakan salah satu tanaman eksotik yang bernilai ekonomi tinggi. Sumber pangan sehat saat ini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat menengah, karena dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan dan memperpanjang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":30,"featured_media":23,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-22","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/30"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumberagungsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}